Bupati Barito Kuala Hentikan Kerja Sama dengan BPJS, Berawal dari Ditolaknya Balita Bocor Jantung

30

MARABAHAN, Bupati Barito KualaNoormiliyani kecewa berat setelah tahu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Kesehatan menolak membiayai biaya berobat seorang balita di daerahnya yang menderita jantung bocor.

Noormiliyani kemudian memutuskan untuk tidak lagi bekerja sama dengan lembaga penjamin layanan kesehatan milik pemerintah.

Keputusan itu diklaim Noormiliyani tidak diputuskan secara pribadi.

Seluruh satuan kerja perangkat daerah Barito Kuala, Kalimantan Selatan, disebutnya juga telah setuju untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“BPJS seperti tidak ada rasa kemanusiaan, saya sendiri menangis melihat apa yang diderita bocah dengan bawaan penyakit jantung bocor. Mengapa mereka seakan tidak iba?” jelas Noormiliyani dalam keterangan yang diterima, Kamis (11/6/2020).

Pemutusan kerja sama itu, disebut Noormiliyani, tidak menyalahi aturan.

Menurut dia, pemutusan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dimungkinkan dalam aturan otonomi daerah.

Dia juga merasa keputusannya mendapat dukungan dari masyarakat di Barito Kuala.

Sebagai informasi, saat ini ada 33 ribu jiwa di Barito Kuala yang terdaftar sebagai penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

Laman: 1 2

You might also like
close